Disini Aku



Disni aku

Kembali Dalam Tanya


Memejam..

Setiap kali raga menyapa
Setiap kali itu raga bertanya akan keikhlasan

Kini..
Disudut ruang itu
Dia berbaring lemah bersembab mata
Menahan..
Bergelut dengan kerontakan yang mengguncang
Dan Raga tak tahan menatap
Ingin raga meminta lemahnya
Namum tak kunjung terasa

Apa ini konsekwensi..
dari sebuah tanya akan keihklasan
atau…
Sebuah jawaban dari setiap sapa ?
“ Sejauh mana kau akan ikhlas “
Seketika membuat raga tertunduk

Kini apa yang kan dilakukan raga tuk dia..

Haruskah raga menyerah..
Tak lagi bertanya akan keikhlasan

Mengharap dia kembali bugar
Tak lagi sembab membingkai mata
Kembali senyum membingkai wajah
Kembali kuat mengemban sisa bulan dari cinta

Raga..
Kembali Dalam Tanya..

Canda Pantai Sepi


Deru ombak menyapa makin sering
Menggulung ramai membelai angin
Terik tak lagi seteduh pagi
Benderang membuka tabir – tabir hati

Disini..
Dibibir pasir berair
Senyum terkembang dalam hari
Merobek raut – raut pasi
Melihat tingkah dalam jaring – jaring murni
Berjingkak kesana kemari
Berlari saat bayu lumuri kaki
Pecah dalam percik beribu buih

Si kecil dalam canda pantai sepi..

~ Sudut Pantai ~

Selamat Pagi Cinta (#2)


Bulan ke lima penuh do’a…

Selamat pagi cinta
Salam rasa
lama..
tlah tak kusampaikan dalam sapa
Dalam dekap fajar
yang masih membuta
Dalam rimbun embun
yang belum kehilangan basah
Dalam naung lafal
yang belum hilang terdengar
Kini membuncah dalam kata
Tersampai Cinta
dalam rasa yang masih sama
” Cinta tuk Cinta “
Rebah tanganku membuka
menyambutmu bersama memeluk dunia
mau kah???

Dariku..
Cinta yang tak sepenuhnya sempurna

KaMay, 9/8/2011

S.A.N.T.A.I


Merebah sejenak dalam lusuh

Rasakan nikmat peluh

Tampak keruh

Menderas dimuka tubuh

Huuuh…

Nafas itu menderu

Bukan keluh yang yang memburu

Namun nyaman dalam degup tak tentu

Dan detik pun berlalu tanpa ragu

Lantas terdiam

Sekejap pun memejam

Semakin dalam

Larut dalam lelah kelam

Perlahan…

Dan nyata buatku hilang

sudut tenang ~ 14.35

Disela Waktu


Di sela waktu

Tatap wajahmu sendu

Ada apa kala itu

Dapatkah hatiku merengkuhmu

Di sela waktu

Kau masih terbisu

Seakan larut tak tersentuh

Terhirau kata ” ada apa cinta ku? “

Harap ku semakin jauh

Di sela waktu

Kini diri termangu menunggu

Dalam selimut detik tak tentu

Di sini…

Ku menantimu di ujung rindu

sudut redup ~ 8.30

Selamat Datang Cinta


” SELAMAT DATANG CINTA “

Selamat datang cinta

Dimemori pertama saat jumpa

Tak lama bukan tak bermakna

Semua membangun kisah

Mengikat erat beratas nama cinta

 

Selamat datang cinta

Dibiduk kecil pertama bertabur rasa

Peneduh kita

Dalam suka duka yang tak bermuara

 

Selamat datang cinta

Dibahtera hidup pertama

Terangkai indah nan sederhana

Penuntun dan pengarung kita

Dalam nyata dunia yang tak terbaca

 

Selamat datang cinta

Dipelataran hari pertama

Penuh berkah

Hari kita berucap janji setia

Beralas sepatah kata

Selamanya…

 

” KM & Die “

Rendezvous


Kenangan terindah dlm hidupQ
Tempat pendewasaan diriQ
Kawan terhebat yang Q punya

Lepas hari ini,
Tiada hari lagi yg akan Q lewatkn bersama kalian
Dlm rayuan canda,
Dlm deraan duka,

Tpi Q yakin,…..

Entah kapan,
Suatu saat nanti,
Saat sang waktu bersahabat,
Dan mengijinkan qt bertemu lgi….

Akan ada canda itu lgi,
Senyum dan tawa itu lgi,
Senda gurau itu lgi,
Yang pasti akan q nantikan seumur hidupQ,…..

Terima kasih atas semuanya,

Tak usah ucapkan Selamat Tinggal
Krn kalian akan ada di hatiQ selamanya……

 

” DIANA “

YOUR EYES


Ambigu…
Mungkin itulah yang ku rasakan
saat melihat sinar itu

Ada kolam kedamaian
yang kutemukan di tengah rancah
dunia yang makin membuncah

Ada hangat matahari yang terasa mendekapku
Ditengah dingin hati yang membeku
Ada keindahan nirwana
Yang membuatku terpukau tanpa kedip

Tapi..
Sinar itu juga bagai hutan
belantara tanpa ujung…
Bagai laut tanpa tepi…
Mengurung dan menenggelamkanku di dalamnya

Kini…
Sinar itu menjadi rumahku
Tujuan akhir dalam perjalanan hidupku

 

~ Diana Yanti ~

***

Kehadiran setelah lama vakum langsung berpuisi yang ditampilin hmm… *Plaaakk.. minta maaf kek.. hehehe, vakum kemaren bener2 membekap waktuku hingga gak sempet buat posting :)

semoga setelah ini bisa terus posting..

puisi diatas dibuat oleh seseorang kini bener – bener berarti buat hidup…

 

salam

Kamay :)

Sesal..


Bergetarku dalam diam

Dalam sesal yang kian mencekam

Dalam kecewanya yang kian menghujam

Dalam rasa tak percaya yang kian menghantam

Nyata menyungkurkanku pada lembah tak bertuan

Semua karena kesalahan

Yang tak seharusnya kulakukan

 

Tersarukku kini dalam luka

Terperih akan tiap tetes matanya

Membenci diri tiada terkata

Semua menyisakan tanya

Mengapa??

Tanpa ada jawab walau sepatah

Semua menyisakan tanda

Inikah saya??

Seonggok sukma kecil hina

 

Hanya seuntai harapan yang kini ada

Bergelanyut pada wajah berparas duka

Berharap semua kan segera sirna

Kembali hanya pada satu kata

“Bersama”

 

Menggapai cinta-Nya tanpa ada lagi kesalahan…

 

*****

Permohonan maafq pada seseorang yang kini berarti dalam hidup..

 

Previous Older Entries

Banner

smadav antivirus indonesia
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.