Keluarga Baru di Jejak Baru..


Di malam, di saat mata lelah ini belum terpejam.. angan dan khayal Q pun terbang merayapi kelamnya gelap.. memanjat memeluk langit.. menyapa bulan yang bersinar pucat… hahahay lagi – lagi lebay banget..

Masih berkutat dikerjaan yang sama.. ditempat yang sama  dan keadaan yang sama.. di sudut barat ruangan  ini.. berteman seperangkat elektronik canggih ni dan tumpukan berkas yang mengantri tuk di entry.. andai tuh berkas punya mulut dan dapat bicara mungkin kan banyak complain dan pertanyaan dari nya kali.. “ kapan giliranku di entri… gak abis2 c antrean depanku ini…  cepetan dong coy…“ hahaha kaC_Cau, bener – bener dah  kacau  otak gua ni…

Ditengah kepenatan.. rilekskan diri sejenak, mulai berselancar di dunia yang banyak digandrungi orang saat nie.. yah pada taulah FB mewabah  (hahaha mentang2 di dinkes apa apa2 pake kata wabah…), update status dan melihat kembali foto2 tersimpan memecah kangen.. hahay masih sempet2 nya ya..

Bicara tentang foto, jadi ingin ngangenin sahabat2.. dan memberinya tanda dijejak ku ini,

Keluarga Baru di Jejak Baru..

Semua tentang mereka.. tentang kebersaamaan.. tentang keikhlasan..  tentang ketulusan.. yang buatku  kuat tuk trus ingin disamping mereka, menjalani senang dan masalah bersama..  mereka bagai pelangi di ujung cakrawala, keindahan yang takkan habis terbaca… bersamanya yakin kan ku gapai semua semoga kan slamanya begini Tetap deras Sampai tak berbekas …

Yang tersimpan dihati…

(masukan dari pak bos… SEKRETARIAT BERAKSI.. uhuy..)

dalam foto ini.. (kiri – kanan) kanvasmaya, penyanyi Qt mbak yani, dian, Mbak indah (syang ikannya kecil), eng, oww ini dia kepala suku qt bpk hari, yeni, an dien, miedy,  dan pemancing handal qt satu2nya pak kus.. haha rame toh..

dalam foto ini..  (kiri-kanan) dwi K, orang yang sama hehe, mz zaini, eng, mz SO “si MR. OPEN” , pk hari, wah ini pak boz Qt Bpk Anang.. wiiih pose nya eUy, terakhir yang ekspresi aneh dengan meletnya.. pk bintoro heheh piss pak bin..

Ibu Qt.. bu evia yang mnyempatkan diri sehabis menhadiri rapat di DPR sono.. DPR kota maksudnya hehe (penghormatan terbesar kami untukmu..)

acara santap kami… aih mbak yeni si PeDe dari Utara haha tp masih cantik kok mbak walau dalam pose pegang piring lagi ngantre makan gtu wkwkwkwk.. jempol dari kanvasQ bwt masakannya waktu itu 🙂

view view view smile 🙂 …. tibalah pada titik narsis keluarga.. hmm narsis gak.. narsis gak..?? hahay…

tentang narsis yang lain… sikrudung putih yang mengaku diri cantik.. bgtu seingat saya hehe piss mbak miedy.. mbak an dien.. yakin tuh berdoa wwkwkwkw..smoga semua yang diingini terkabul.. hehe

wah ini nie.. yang dengan tema pose PeDe nya tlah bikin heboh  ” ..cangkolang.. (madura language) duduk di tempat kasi” wkwkwk piss bro.. keluarga baru yang KaC_CaU tiada duanya.. tp OK.. cocok.. kali ja tar tuh kursi bisa jdi milik dikau.. amin amin amin..

ehem ehem.. dan inilah endingnya..  seperti 7an blog ini dibuat, semua cinta kan tersimpan dan tak kan terbuang..

disinilah cinta.. yang lagi dilanda kasmaran si grey dan si yellow.. ow ow ow ow… , white & white….. ?????hahahaha, nah yang satu itu, kanapa nongol jadi obat nyamuk wwkwkwkwkwkwk… i love U all..

dan semuanya terjalin disini..

untaian bribu maaf jika kata sahabatmu ini ada yang kurang dihati..

penghormatan cinta ini untuk kalian, dari kanvasQ yang terdalam..

Bersama kita kan rangkai kisah.. bersama Qt kan hias dengan cinta..

kalian yang terbaik….

Iklan

Hati Bertahta Harap dan Do’a


Salah satu telaga dilubuk hati
Mengalir sejuk hingga muara kelopak mata
Layak hujan bercakap pada rerumputan
Bertaut mesra dipucuk kidung awan
Disanalah relung – relung cinta menemukan ketenangan
Berdenyut merdu disetiap nadi
Menggores indah dalam naluri
Walau sesulit apa yang diderita raga
Rindu akannya membuat semua jadi manis dan indah
Terasakan diujung jiwa
Sebentuk dekapan membelai hangat
Kerinduan yang meronta
Dari hati bertahtakan harap dan doa

” S’buah catatan lama “

HarapQ dipelangi Jingga


Penuh syukurku memandang
Kehadirannya dalam nyata juga bayang
Meresap dalam angan yang membentang
Sejuknya penuhiku rasa sayang
Memupuk rindu hingga kian merindang
Mengepak asa yang kian mengawang
Langkah kaki penuh harap terpatri
Menapak mengembara di menara hati
Tuk raih sepercik bias cinta
Coba untai segala rasa
Mengukir hati di pelangi jingga

” S’buah catatan lama “

Email Tentang Cinta…


Beberapa waktu lalu aq dapat kiriman dari seorang temen…   yah sebuah email lagi – lagi about love… dari judul, awalnya kupikir ttg cinta klasik yang biasa- biasa ja rupanya aq ” salah ” karena cerita cintanya bisa dibilang luar biasa, ntah dengan penilaian sahabat2 semua gmana..  🙂 dan kebetulan yah bisa dibilang cukup suka lah dengan kisah2 seperti ni.. tak dipungkiri hidup qt juga untuk cinta toh… hmmm LOVE..

Setelah baca, baca dan baca, teringat  sebenernya c udah pernah tau dibeberapa blog.. dan mungkin para sahabat juga udah banyak mengetahuinya..

Tp tak apa y aku angkat lagi, ya itung2 juga biar tambah banyak yang sowan ke blogQ ini hehehe ^ ^v ( lagi2 Promosi.com)

Mgkn bisa juga buat perenungan ..  utk para cowok2, para  cewek pun boleh.. untuk para suami, untuk istri dan calon istri pun juga juga boleh hehehe..

Email ini bercerita tentang kesabaran, tentang ketulusan, tentang keikhlasan..

tentang Seorang bapak yang kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit, mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnya pun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari sang bapak memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, beruntunglah tempat usaha bapak tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa – apa saja yang dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi,sang Bapak sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap hendak tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari ke empat anaknya berkumpul dirumah sambil menjenguk Ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Bapak memutuskan Ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu … semua anaknya berhasil. Dengan kalimat yg cukup hati – hati anak seorang anaknya berkata “Pak kami ingin sekali merawat Ibu, semenjak kami kecil melihat Bapak merawat Ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir Bapak. … bahkan Bapak tidak ijinkan kami menjaga Ibu”. dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata – katanya “sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan Bapak menikah lagi, kami rasa Ibupun akan mengijinkannya, kapan Bapak menikmati masa tua Bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat Bapak, kami janji kami akan merawat Ibu sebaik-baik secara bergantian …”

sang bapak menjawab dengan arif hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka…

Anak2ku … Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin Bapak akan menikah … tapi ketahuilah dengan adanya Ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian …sejenak kerongkongannya tersekat … kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya Ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti ini? Kalian menginginkan Bapak bahagia, apakah batin Bapak bisa bahagia meninggalkan Ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan Bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan Ibumu yg masih sakit.

Sejenak meledaklah tangis sang anak, merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata Ibu… dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..

Sungguh Mulia Jawaban sang Bapak

Bahkan, dalam sebuah dialog yang disiarkan di televisi, sang bapak mengemukakan alasan kenapa beliau tetap bertahan dg prinsipnya saat ini

Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tanpa ikhlas karena-Nya, tidak mau memberi (memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya mencintai saya dengan hati dan batinnya yang ikhlas bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak amat saya damba dan banggakan… Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama, untuk cintanya pada Pemberi HidupNya… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat tetap tulus mencintainya dengan apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,

Sahabat…
Seandainya setiap orang memiliki pikiran semulia sang bapak tadi…
Alangkah indahnya hidup ini…
Tidak ada lagi perselingkuhan…
Tidak ada lagi anak” korban egoisme org tua…
Yg ada hanyalah kedamaian & keikhlasan untuk memberi…

“ KEIKHLASAN CINTA TANPA ADA SYARAT “

* ngarep.com


siang ini dia banyak membuat Q malu, bukan maksud malu yang sperti biasa c tapi malu yang buatQ senang yach tersipu isin gitu lah wkwkwk… bener bener buat q senang hari ni.. yach moga juga akan berlangsung slamanya..  dah ngarep.com sekali ini hahahaha…  jadikan dia pilihanku Sang Pemilik Hidup…

semua minta doanya.. tq..

Satu Diantara yang Tak Ada..


Insan ini hanya daya yang tersisa

Seonggok sukma yang kini tersekat antara telapak kaki dan tanah

Dimana disela waktuNya

Ia dapat terhempas tanpa 1 bekas

Menghilang di fana dunia

Insan ini satu diantara yang tak ada

Satu dari keluasan yang tak terbaca

Mencoba merangkai satu asa

Dari Silaturrahmi  yang terengah – engah

Membangun sebuah jalan indah bertahtakan Kawan dan Doa

tuk mudah sampai dengan RidhoNya

Insan ini yang kerap sekali hilang

Berharap kan ada kesempatan tuk buatnya menetap

Dengan segala keindahanNya yang perlahan ia tatap…