Kenangan dari 29 – 11 – 2007

Hmmm.. apa yang harus diceritakan sekarang??? dari s’buah catatan lagi ya… hehehe semoga gak bosan lagi2 sebuah cacatan yang tlah usang..

Sebuah sms di hari itu 29 – 11 – 2007, sebuah sms maaf, sebuah sms penyesalan, sebuah sms yang jadi akhir dari s’buah perjalanan rasa..

SMS 1

” Sayang.. aku tau kau begitu terluka, luka yang begitu menyesakkan dada. seandainya bisa menebusnya, menghapus luka itu dan melihatmu tersenyum kembali, bukan senyum yang dipaksakan seperti apa yang kau lakukan tuk menutupi segalanya apa yang kau rasa.. sungguh betapa hati ini semakin perih melihatmu berpura2 tegar, maafkan ke egoisanQ yang begitu tak adil padamu..”

SMS 2

” Sayang.. bagaimana cara untuk membuatmu membenciku, aku yang telah mengkhianatimu… padahal aku tau betapa kau begitu tulus, begitu menjagaku, akupun sesali tindakanku.. semuanya kini telah ditetapkan,  tolong.. bencilah aku, karena itu hukuman yang pantas untukQ.”

Teringat kembali , kata2 dlm sms yang dituliskannya itu.. bukakah ia memperhatikan keadaan Q?? namun kenapa, perih yang teramat sangat yang terasa akan kata2 itu..

Mengapa semua kata seakan begitu mudah?? bagaimana mungkin hati ini kan dapat membencinya, sedang rasa sayang yang begitu teramat masihkan selalu setia dan mengalahkan segalanya, semua tindakannya.. Q pikir rasa ini anugrah dan karena itu Q harus menjagannya..

namun, jika yang terasakan begini, Q berharap Tuhan kan hentikan semua rasa dihati ini, takkan pernah lagi tersiksa, pastikan lebih damai terasa..  (hehehe pemikiran yang gak seharusnya ada pada saat itu🙂, semua jalan Allah tlah tentukan bro…)

sebuah jawaban dari hati…

Terima kasih untuk semua manis yang tlah Qt jalani bersama, terima kasih untuk senantiasa jujur atas apa yang terjadi pada rasa hingga akhirnya terasa menyesakkan dada. tidak ada yang salah dengan kejujuranmu, tidak pula salah dengan rasa yang tlah berlalu. tak kan pernah ada dendam atau sakit hati apapun itu.. kekecewaan hanyalah urusan bagaimana kenyataan sekarang bisa mengajarkan pada impian bahwa jerih payah, dan kesetiaan pun belum cukup untuk mewujudkan semuanya menjadi nyata.. kini Q rasakan kau tlah pergi, kini semuanya kembali menjadi sekedar mimpi

Q kira dia kan jadi awal sebuah kisahku dlu dalam jalani berdua.. Allah menakdirkan beda.. gmana kabar dia sekarang??? hahaha masih inget aja.. pasti jagoan – jagoannya dah banyak sekarang.. hehehehe silaturrahmi salah gak ya??

kangen ma abah dan uminya.. kangen hahahahaha Kac_caU  Kac_caU..

buat seseorang yang ada dihatiku sekarang.. jo mikir yang nggak2 yo.. hahay..

18 thoughts on “Kenangan dari 29 – 11 – 2007

  1. terima kasih kunjungan baliknya..
    link blog ini sudah dipasang dimuslimshare ‘blog sahabat’ kolom sebelah kiri

  2. numpang lewat…..

    hi..hi..hi.., melo banget nih yang punya blog.

    InsyaAllah semua kan indah pada waktunya, Pak.
    Dia akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.

  3. Alhamdullilah mas semua doanya terkabul, dan kita harus selalu ingat dan bersyukur kepadaNYA. yakin kita akan mendapatkan barokah dan rejeki yang berlimpah. saya tunggu kunjungannya di blog saya thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s